Jumat, 21 Februari 2014

apakah ISO ?

Apakah ISO ?
ISO  singkatan dari International Organization for Standardization  (dalam bahasa Indonesia: Organisasi Internasional untuk Standarisasi),  adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara.  ISO merupakan organisasi non pemerintah dengan kewenangan menetapkan standar yang sering menjadi dasar persyaratan yang harus dipenuhi melalui persetujuan atau standar nasional, dan dalam prakteknya ISO berkonsorsium dengan pihak pemerintah.

Kalau berbicara tentang ISO berarti kita tidak lepas dari istilah-istilah: mutu,  jaminan mutu, dan manajemen mutu.
Mutu itu bersifat dinamis. Mutu yang baik, tidak  untuk dicapai kemudian diacuhkan, tetapi dikembangkan berkelanjutan. Tom Peter menyatakan bahwa mutu itu bersifat relatif. Sebagai contoh: setiap hari, setiap produk, khususnya produk kelulusan bisa menjadi relatif baik atau relatif buruk, dan tidak pernah stagnant/statis.  Oleh karenanya, mutu bukan menjadi tanggung jawab seorang manajer/ pimpinan saja, melainkan mutu menjadi tanggung jawab, urusan dan kepentingan setiap orang dalam organisasi institusi tersebut. Hal tersebut bisa terlaksana apabila ada komitmen, perubahan paradigma, dan sikap mental para pelaku organisasi, serta pengorganisasian penjaminan mutunya. Mutu juga bisa diartikan kesesuaian terhadap kebutuhan. Jika tidak sesuai dengan kebutuhan dikatakan mutunya rendah. Sebaliknya, apabila suatu produk atau pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan yang diminta, dikatakan produk/ pelayanannya bermutu, apapun bentuk produknya. Mutu harus dapat dicapai, dapat diukur, dapat memberi keuntungan dan untuk mencapainya diperlukan kerja keras semua pihak mulai dari staf paling bawah sampai tingkat pimpinan/manajer. Suatu sistem yang berorientasi pada peningkatan mutu akan dapat mencegah kesalahan-kesalahan dalam penilaian. Mutu itu sendiri menurut Philip. B. Crosby adalah derajat dipenuhinya persyaratan yang ditentukan, sedangkan jaminan Mutu adalah keseluruhan aktivitas dalam berbagai bagian dari sistem untuk memastikan bahwa mutu produk atau layanan yang dihasilkan oleh pemberi pelayanan selalu konsisten sesuai dengan yang direncanakan/dijanjikan. Dalam jaminan mutu terkandung proses penetapan dan pemenuhan standar mutu secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga seluruh stakeholders memperoleh kepuasan. Manajemen Mutu adalah suatu proses dimana orang-orang bergerak untuk mencapai tujuan yang sama bagi suatu organisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar